Langkah - Langkah Model Pembelajaran Problem Based Learning

Model pembelajaran berbasis masalah merupakan pembelajaran yang menggunakan berbagai kemampuan berpikir dari peserta didik secara individu maupun kelompok. serta lingkungan nyata untuk mengatasi permasalahan sehingga bermakna, relevan, dan kontekstual.

Pendidikan merupakan hal yang sangat penting bagi suatu bangsa. Pendidikan memegang unsur untuk membentuk pola pikir, akhlak dan perilaku manusia, sehingga secara aktif mampu meningkatkan kualitas diri, sesuai dengan UU No. 20 Tahun 2003 pasal 1 tentang sistem Pendidikan Nasional menyatakan bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar siswa secara aktif mengembangkan potensi dirinya. Pendidikan harus membantu terciptanya individu yang kritis dengan tingkat kreativitas yang sangat tinggi dan keterampilan berpikir yang lebih tinggi pula (Rusman,2010: 230)

Memasuki pembelajaran di era sekarang ini siswa diharapkan memiliki tujuh kompetensi yang harus dikuasai yakni: kemampuan berpikir kritis, kolaborasi dan kepemimpinan, kemampuan beradaptasi, mampu mengakses dan menganalis informasi, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, inisiatif dan mempunyai jiwa enterpreneur, mampu berkomunikasi efektif baik secara moral maupun tertulis (Pratiwi, et al 2019:35).

Karakteristik yang tercakup dalam Problem Based Learning (PBL) antara lain:

1.      masalah digunakan sebagai awal pembelajaran;

2.      biasanya masalah yang digunakan merupakan masalah dunia nyata yang disajikan secara mengambang (ill-structured);

3.      masalah biasanya menuntut perspektif majemuk (multiple-perspective);

4.      masalah membuat pembelajar tertantang untuk mendapatkan pembelajaran di ranah pembelajaran yang baru;

5.      sangat mengutamakan belajar mandiri;

6.      memanfaatkan sumber pengetahuan yang bervariasi, tidak dari satu sumber saja, dan

7.      pembelajarannya kolaboratif, komunikatif, dan kooperatif.

8.      Karakteristik ini menuntut peserta didik untuk dapat menggunakan kemampuan berpikir tingkat tinggi, terutama kemampuan pemecahan masalah.

Langkah kerja (sintak) model Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran adalah sebagai berikut:

1) Orientasi peserta didik pada masalah;

2) Mengorganisasikan peserta didik untuk belajar;

3) Membimbing penyelidikan individu maupun kelompok;

4) Mengembangkan dan menyajikan hasil karya; dan

5) Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah

 Contoh Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan

Deskripsi

Pendahuluan

1.                  Guru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam, menanyakan kabar, membaca doa secara bersama-sama dan mengecek kehadiran.

2.                  Guru mengingatkan peserta didik tentang pelajaran sebelumnya

3.                  Guru menginformasikan tema yang akan dibelajarkan yaitu tentang “Alat Organ Gerak Manusia”. Lalu, guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.

4.                  Peserta didik bersama- sama melakukan tepuk semangat yang di pandu oleh guru

Inti

Tahap 1: Orientasi peserta didik terhadap masalah

5.                  Siswa menyiapkan diri agar siap untuk belajar serta disiplin dalam setiap kegiatan pembelajaran.

6.                  Siswa diarahkan guru untuk membentuk kelompok secara heterogen.

7.                  Peserta didik mengamati video kelainan alat gerak manusia dalam powerpoint

8.                  Guru melakukan tanya jawab terkait video

Tahap 2: Mengorganisasikan Peserta Didik untuk Belajar

9.                  Peserta didik mengamati gambar yang ada di PPT terkait kelainan atau penyakit alat organ gerak manusia

10.           Peserta didik diminta untuk mengidentifikasi penyakit atau kelainan alat organ gerak manusia.

11.           Guru bersama peserta didik melakukan tanya jawab terkait cara agar tidak mengalami penyakit atau kelainan alat organ gerak manusia.

12.           Guru menjelaskan cara untuk menjaga kesehatan alat organ gerak manusia.

Tahap 3: Membimbing Penyelidikan Individu maupun Kelompok

13.           Guru meminta peserta didik untuk mengerjakan soal LKPD yang sudah disiapkan. 

14.           Guru menjelaskan cara pengerjaan LKPD kepada peserta didik.

15.           Peserta didik mengerjakan LKPD secara berkelompok.

Tahap 4: Mengembangkan dan Menyajikan Hasil Karya

16.           Guru akan memberikan arahan dan membantu peserta didik yang mengalami kesulitan.

Fase 5. Menganalisis dan Mengevaluasi Pemecahan Masalah

17.           Peserta didik menyampaikan  hasil pekerjaan LKPD di depan kelas

18.           Guru melakukan tanya jawab

19.           Guru memberikan apresiasi kepada peserta didik yang berani menyampaikan hasil analisis di depan teman – teman.

20.           Peserta didik mengerjakan soal evaluasi

Penutup

21.           Guru melakukan refleksi dengan memberikan beberapa pertanyaan.

22.           Guru menginformasikan pembelajaran yang akan dibahas di pertemuan selanjutnya.

23.           Kegiatan pembelajaran diakhiri dengan berdoa dan dilanjut salam.

 


Post a Comment

0 Comments