Sistem
Komputer
Disusun
Oleh:
Muhamad
Reizal Muhaimin
X TKJ
Smk
Negeri 1 Jepara
Tahun
Pelajaran 2016/2017
KATA
PENGANTAR
Puji syukur
kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta
karunia-Nya kepada kami sehingga kami berhasil menyelesaikan Makalah ini yang
alhamdulillah tepat pada waktunya yang berjudul “Sistem Komputer”.
Makalah ini berisikan tentang Sistem Komputer atau
yang lebih khususnya membahas Sistem Komputer Untuk Peningkatan
Pembelajaran , faktor-faktor yang mempengaruhi, serta identifikasi
dan contoh menghindarinya.
Diharapkan Makalah ini dapat memberikan informasi
kepada kita semua tentang Sistem Komputer Saya menyadari bahwa makalah ini
masih jauh dari Sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak
yang bersifat membangun selalu Saya harapkan demi kesempurnaan makalah ini.
Akhir kata, Saya sampaikan terima kasih kepada semua
pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai
akhir. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita. Amin.
Jepara, 16 Januari 2017
M.Reizal Muhaimin,
Daftar Isi:
1. Sistem Bilangan
2. Aritmatika Bilangan
3. Konversi Bilangan
Sistem Bilangan
Sistem
Bilangan atau Number System adalah Suatu cara untuk
mewakili besaran dari suatu item fisik. Sistem Bilangan menggunakan suatu
bilangan dasar atau basis (base / radix) yang tertentu. Dalam hubungannya
dengan komputer, ada 4
Jenis Sistem Bilangan yang
dikenal yaitu : Desimal (Basis
10), Biner (Basis 2), Oktal (Basis 8)
dan Hexadesimal (Basis 16). ). Berikut penjelesan mengenai 4 Sistem Bilangan ini
Desimal (Basis 10) adalah Sistem Bilangan yang paling umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Sistem bilangan desimal menggunakan basis 10 dan menggunakan 10 macam simbol bilangan yaitu : 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8 dan 9. Sistem bilangan desimal dapat berupa integer desimal (decimal integer) dan dapat juga berupa pecahan desimal (decimal fraction).
2. Biner (Basis 2)
Biner (Basis 2) adalah Sistem Bilangan yang terdiri dari 2 simbol yaitu 0 dan 1. Bilangan Biner ini di populerkan oleh John Von Neumann.
3. Oktal (Basis 8)
Oktal (Basis 8) adalah Sistem Bilangan yang terdiri dari 8 Simbol yaitu 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7.
Oktal (Basis 8) adalah Sistem Bilangan yang terdiri dari 8 Simbol yaitu 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7.
4. Hexadesimal (Basis
16)
Hexadesimal (Basis 16), Hexa berarti 6 dan
Desimal berarti 10adalah Sistem Bilangan yang terdiri dari 16 simbol yaitu 0,
1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, A(10), B(11), C(12), D(13), E(14), F(15). Pada
Sistem Bilangan Hexadesimal memadukan 2 unsur yaitu angka dan huruf.
Huruf A mewakili
angka 10, B mewakili
angka 11 dan
seterusnya sampai Huruf F mewakili
angka 15.
Aritmatika Bilangan
1. Aritmatika Bilangan Biner
Ø Aritmatika Bilangan Binner adalah operasi-operasi perhitungan yang terjadi dalam bilangan biner
Ø Aritmatika Bilangan Binner adalah operasi-operasi perhitungan yang terjadi dalam bilangan biner
A. Penjumlahan Bilangan Biner
Pada Penjumlahan bilangan biner ada aturan dasar, yaitu:
0 + 0 = 0
1 + 0 = 1
0 + 1 = 1
1 + 1 = 1, simpan 1
Pada Penjumlahan bilangan biner ada aturan dasar, yaitu:
0 + 0 = 0
1 + 0 = 1
0 + 1 = 1
1 + 1 = 1, simpan 1
B. Pengurangan Bilangan Biner
dalam bilangan biner ada dua cara dalam pengurangan yaitu dengan 1s complement atau 2s complement, perbedaan antara keduanya yaitu:
dalam bilangan biner ada dua cara dalam pengurangan yaitu dengan 1s complement atau 2s complement, perbedaan antara keduanya yaitu:
1s complement adalah suatu cara untuk membalikkan bilangan
negatif menjadi positif (karena sebetulnya dalam bahasa komputer tidak dikenali
pengurangan) sehingga pengurangan ini menjadi penjumlahan. 1s complement dari
suatu bilangan dilakukan dengan mengubah 0 menjadi 1 dan 1 menjadi 0
2s
complement kurang
lebih memiliki fungsi yang sama dengan 1s complement yaitu membuat suatu
bilangan negatif menjadi positif, namun cara 2s complement agak sedikit berbeda
yaitu 1s complement yang ditambah dengan 1
§ CARA MUDAHNYA
Bilangan biner dikurangkan dengan cara yang sama
dengan pengurangan bilangan desimal. Dasar pengurangan untuk masing-masing
digit bilangan biner adalah :
0 – 0 = 0
1 – 0 = 1
1 – 1 = 0
0 – 1 = 1 dengan borrow of 1, (pinjam 1 dari posisi sebelah kirinya).
0 – 0 = 0
1 – 0 = 1
1 – 1 = 0
0 – 1 = 1 dengan borrow of 1, (pinjam 1 dari posisi sebelah kirinya).
2. Aritmatika Bilangan Oktal
A. Penjumlahan Bilangan Oktal
Langkah-langkah penjumlahan oktal :
– tambahkan masing-masing kolom secara desimal
– rubah dari hasil desimal ke oktal
– tuliskan hasil dari digit paling kanan dari hasil oktal
– kalau hasil penjumlahan tiap-tiap kolom terdiri dari dua digit, maka digit paling kiri merupakan carry of untuk penjumlahan kolom selanjutnya.
– tambahkan masing-masing kolom secara desimal
– rubah dari hasil desimal ke oktal
– tuliskan hasil dari digit paling kanan dari hasil oktal
– kalau hasil penjumlahan tiap-tiap kolom terdiri dari dua digit, maka digit paling kiri merupakan carry of untuk penjumlahan kolom selanjutnya.
B. Pengurangan
Bilangan Oktal
Pengurangan Oktal dapat dilakukan dengan cara yang sama dengan pengurangan bilangan desimal.
Pengurangan Oktal dapat dilakukan dengan cara yang sama dengan pengurangan bilangan desimal.
3. Aritmatika Bilangan
Heksadesimal
A. Penjumlahan Bilangan Heksadesimal
A. Penjumlahan Bilangan Heksadesimal
Dalam penjumlahan bilangan heksadesimal, sisa akan terjadi jika jumlah dari setiap tempat melebihi 15.
B. Pengurangan Bilangan Heksadesimal
Pada pengurangan jika bilangan yang dikurangi lebih kecil dari pada bilangan pengurangnya maka dilakukan peminjaman (borrow) pada tempat yang lebih tinggi (dengan nilai 16).
Pada pengurangan jika bilangan yang dikurangi lebih kecil dari pada bilangan pengurangnya maka dilakukan peminjaman (borrow) pada tempat yang lebih tinggi (dengan nilai 16).
Konversi Bilangan
1)Konversi Bilangan Desimal
Konversi bilangan desimal merupakan
suatu proses mengubah bentuk bilangan desimal kedalam bentuk bilangan lainnya
(bilangan biner, bilangan oktal atau bilangan hexadesimal).
*Konversi
Bilangan Desimal Ke Biner
Konversi bilangan desimal ke biner merupakan suatu
proses mengubah bentuk bilangan desimal kedalam bentuk bilangan biner. Ada
beberapa cara yang dapat agan lakukan untuk mengkonversi bilangan desimal ke
biner.
Semoga bermanfaat :):(

0 Comments