# Apa yang di maksud
Keamanan Jaringan?
Menurut saya yang di
maksud Keamanan Jaringan yaitu berasal dari bentukan pencegahan atau deteksi
pada hal-hal yang bersifat gangguan dan akses tak seharusnya pada Sistem
Jaringan Komputer.
# Apa sih Tujuan
Keamanan Jaringan??
Dari penjelasan
mengenai keamanan jaringan dapat disimpulkan Tujuan dari Keamanan
Jaringan tersebut yaitu mengantisipasi resiko jaringan komputer yang
berupa bentuk-bentuk ancaman fisik maupun logik, baik langsung maupun tidak
langsung yang bisa mengganggu aktifitas yang sedang berjalan dalam
jaringan komputer.
![]() |
| keamanan jarimgan |
# Syarat-syarat
keamanan Didefinisikan dari kelima point-point sebagai berikut
yaitu :
1. Confidentiality,
bersyaratkan bahasa Informasi (data) yang hanya bisa diakses oleh pihak yang
memiliki wewenang saja.
2. Integrity,
bersyaratkan bahasa Informasi yang hanya dapat diubah dan di tulis oleh
pihak-pihak yang memiliki wewenang tertentu.
3.Availability,
bersyaratkan bahasa Informasi tersedia untuk pihak-pihak yang memiliki wewenang
tersebut.
4. Authentication,
bersyaratkan bahasa informasi pengirim suatu Informasi hanya dapat
diidentifikasi dengan benar dan dengan adanya jaminan bahasa identitas yang
didapat tidak palsu (real).
5. Nonrepudiation,
bersyaratkan bahasa Informasi tersebut baik sipengirim maupun sipenerima
Informasi tidak akan bisa menyangkal pengiriman dan penerimaan pesan.
Baik, Berikutnya yang
akan kita bahas adalah serangan fisik terhadap keamanan jaringan.
Kebanyakan sebagian
dari kita berfikir bahwa serangan keamanan jaringan hanya terjadi pada
non-hardwarenya saja, padahal serangan serangan keamanan jaringan juga terjadi
di hardwarenya juga loh. Kita bisa ambil contoh, misalnya saat jaringan kita
dihacking seseorang, maka software, data atau aplikasi akan rusak dan
mengakibatkan hardware kita otomatis tidak bekerja secara normal. Dan
hardwarenya dapat mengalami kerusakan yang fatal.
Selain itu kita juga
akan mendapat kerugian diantaranya adalah:
a. Terjadinya gangguan
pada kabel di jaringan
b. Kerusakan pada
Harddisk komputer
c. Konsleting di
jaringan
d. Data tidak tersalur
(tersampaikan) dengan baik dan lancar
e. Koneksi tak
terdeteksi sama sekali
f. Akses bukan
pengguna admin
Serangan yang kedua
adalah serangan logik. Serangan logik ini sangat sering kali
terjadi, banyak hacker yang ingin merusak jaringan kita, sehingga kita harus
perlu memperhatikan keamanan dalam jaringan kita maka perlu keamanan jaringan.
Seketika
kita sedang saling terhubung dalam suatu jaringan baik jaringan kecil maupun
besar, pasti akan terdapat ancaman ataupun serangan yang bisa terjadi. maka
kita diharuskan untuk lebih berhati-hati dan waspada saat berkomunikasi
menggunakan jaringan karena. Diantara ancaman atau serangan yang bisa terjadi
dari keamanan jaringan adalah :
Sebagian
besar orang menyatakan bahwa serangan kepada keamanan jaringan cenderung pada
tidak-hardware saja, tetapi sebenarnya serangan tersebut bisa terjadi pada hardware
itu sendiri. misalnya contoh saat jaringan kita dihack oleh orang lain, maka
software baik data, file ataupun aplikasi akan rusak yang bisa juga menyebabkan
hardware kita tidak bekerja secara normal, sehingga hardware kita akan
mengalami kerusakan.
Serangan fisik apa yang bisa membahayakan jaringan?
o Akan terjadi pencurian hardware komputer atau perangkat jaringan
o Kerusakan pada komputer dan perangkat komunikasi jaringan
o Wiretapping; atau penyadapan
o Bencana alam
• Serangan logik terhadap keamanan jaringan
Serangan logik terhadap keamanan jaringan adalah hal yang paling sering terjadi, sehingga kita harus lebih memperhatikan lagi keamanan software dalam jaringan kita. Diantara serangan yang bisa terjadi adalah :
Serangan fisik apa yang bisa membahayakan jaringan?
o Akan terjadi pencurian hardware komputer atau perangkat jaringan
o Kerusakan pada komputer dan perangkat komunikasi jaringan
o Wiretapping; atau penyadapan
o Bencana alam
• Serangan logik terhadap keamanan jaringan
Serangan logik terhadap keamanan jaringan adalah hal yang paling sering terjadi, sehingga kita harus lebih memperhatikan lagi keamanan software dalam jaringan kita. Diantara serangan yang bisa terjadi adalah :
SERANGAN LOGIC SEBAGAI
BERIKUT :
1.
SQL Injection adalah Hacking pada sistem komputer dengan
mendapat akses Basis Data pada Sistem
2.
DoS (Denial of Service) adalah Serangan pada Sistem
dengan mengabiskan Resource pada Sistem.
3.
Traffic Flooding adalah Serangan pada keamanan jaringan
dengan membanjiri Traffic atau lalu lintas jaringan.
4.
Request Flooding adalah Serangan dengan membanjiri banyak
Request pada Sistem yang dilayani Host sehingga Request banyak dari pengguna
tak terdaftar dilayani oleh layanan tersebut.
5.
Deface adalah adalah Serangan pada perubahan
tampilan
6.
Social Engineering adalah Serangan pada sisi sosial
dengan memanfaatkan kepercayaan pengguna. Hal ini seperti fake login hingga
memanfaatkan kelemahan pengguna dalam socialmedia.
7.
Malicious Code adalah Serangan dengan menggunakan kode
berbahaya dengan menyisipkan virus, worm atau Trojan Horse.
1.
Virus: Program merusak yang mereplikasi dirinya pada boot
sector atau dokumen.
2.
Worm: Virus yang mereplikasi diri tidak merubah fle tapi
ada di memory aktif.
3.
Trojan Horse: Program yang sepertinya bermanfaat padahal
tidak karena uploaded hidden program dan scipt perintah yang membuat sistem
rentan gangguan.
8.
Packet Sniffer adalah Serangan Menangkap paket yang lewat
dalam sebuah Jaringan. Peralatan yang dapat memonitor proses yang sedang
berlangsung
9.
Spoofing; Penggunaan komputer untuk meniru (dengan cara
menimpa identitas atau alamat IP).
10.
Remote Attack; Segala bentuk serangan terhadap suatu
mesin dimana penyerangnya tidak memiliki kendali terhadap mesin tersebut karena
dilakukan dari jarak jauh di luar sistemjaringan atau media transmisi
11.
Hole; Kondisi dari software atau hardware yang bisa
diakses oleh pemakai yang tidak memiliki otoritas atau meningkatnya tingkat
pengaksesan tanpa melalui proses otorisasi
12.
Phreaking; Perilaku menjadikan sistem pengamanan telepon
melemah
# Peralatan
pemantau kemungkinan ancaman dan serangan terhadap keamanan jaringan
“intruder detection system” (IDS). Pada sistem ini dapat
memberitahukan bahwa administrator melalui e-mail maupunmelalui mekanisme lain.
Ada berbagai cara untuk memantau adanya intruder. Ada yang sifatnya aktif dan
pasif. IDS cara yang pasif misalnya dengan memonitor logfile.
Contoh software IDS
antara lain:
•Autobuse, mendeteksi probing dengan memonitor logfile.
•Courtney, mendeteksi probing dengan memonitor packet yang lalu lalang
•Shadow dari SANS
•Autobuse, mendeteksi probing dengan memonitor logfile.
•Courtney, mendeteksi probing dengan memonitor packet yang lalu lalang
•Shadow dari SANS

0 Comments